Sahabat, postingan kali ini masih tentang ibu. Saat pulang kampung kemarin, ibu saya bercerita tentang seorang ibu yang mengalami sedikit gangguan mental. Ibu ini selalu mengeluh sakit di kepalanya dan bagian tubuh yang lain, dan keluhan itu disampaikannya kepada saudara dan orang-orang sekitarnya. Selain mengeluh sakit, ia juga sering mengeluh kesepian. Dua orang anaknya pergi ke luar kota untuk melanjutkan studi. Anak sulungnya sudah beberapa tahun tinggal di luar kota, dan jarang sekali pulang ke rumah. Sedangkan anak keduanya, baru beberapa bulan tinggal di luar kota. Keluhan ibu ini dirasa tidak wajar, karena dilakukan berulang-ulang, terkesan mengganggu dan sulit untuk dinasehati oleh orang lain. Continue Reading »
Posted in Hikmah, Tentang Cinta | Tagged anak, Ibu, kasih sayang, perhatian | 14 Comments »
Sore itu, hujan deras mengguyur kawasan kampus UB. Waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB, saat dimana aktivitas kantor dihentikan. Tetapi masih banyak pegawai yang belum meninggalkan ruangan karena menunggu hujan reda. Di salah satu ruangan, seorang gadis mondar-mandir dengan sesekali menatap keluar jendela, memastikan apakah hujan sudah reda. Wajahnya tampak agak bingung.
“Gimana saya pulang?” lirihnya. Biasanya ia pulang bersama temannya, tetapi sore itu ia harus naik angkot. Dan untuk menunggu angkot ia harus berjalan ke gerbang depan kampus yang jaraknya lumayan jauh.
“Pak, bisa tukar uang?” tanyanya pada seorang lelaki yang duduk tidak jauh darinya . Di ruangan itu tinggal mereka berdua, sedangkan pegawai-pegawai yang lain sudah pulang terlebih dahulu.
“Buat apa?” tanya lelaki itu.
Posted in Hikmah, Kampus YuBi | Tagged Hujan, Ibu, Satu Rindu, UB | 13 Comments »
Siang itu, Sabtu (29/10) udara terasa panas, kira-kira masih satu jam lagi waktu dhuhur tiba. Ratusan orang berkumpul di sekitaran pendopo Kabupaten Madiun. Sedangkan di sisi luar pendopo, tepatnya di alun-alun Kota, jumlahnya lebih banyak lagi. Mereka sedang menunggu keberangkatan Jamaah Calon Haji, yang saat itu sudah bersiap di bus masing-masing.
Ada 9 bus yang mengangkut sekitar 360an jamaah haji dari Kabupaten Madiun yang berjajar rapi di pelataran pendopo. Jalan masuk pendopo disterilkan dari lalu lalang orang dan gerbang masih ditutup rapat dengan dijaga puluhan Satpol PP. Terlihat spanduk membentang di atas jalan masuk yang bertuliskan: Selamat Jalan Jema’ah Calon Haji Kabupaten Madiun Tahun 2011 Semoga Menjadi Haji Mabrur.
Sejenak kemudian, pintu gerbang dibuka. Iring-iringan bus yang dikawal mobil polisi mulai keluar dari gerbang pendopo Kabupaten Madiun. Orang-orang di pinggir jalan melambaikan tangan kepada penumpang bus yang tidak lain adalah jamaah calon haji. Saat bus nomor 8 hendak keluar dari gerbang dan lewat di depan saya, saya pun melambaikan tangan kepada dua orang yang duduk di kursi sebelah kanan nomor 6 dari depan. Sahabat bisa menebak siapa mereka berdua?
Posted in Islam, Jejak Kamera, Sisi Saya | Tagged Ayah, Ibu, Madiun, Naik Haji | 55 Comments »
“Saya ndak punya kepandaian, jadi hanya bisa bekerja seperti ini,” kata seorang tukang becak di hadapan saya, saat ia mampir di warung tempat saya makan. Baru saja ia mengantarkan lemari baru milik tetangga, dan mampir di warung. Emak, si empunya warung tak lain adalah saudara iparnya. Dari perkataannya, nampak ia berusaha membandingkan profesinya dengan profesi saya.
“Lha, kalau tidak ada tukang becak, lantas siapa yang akan mengantarkan orang?” jawab saya sederhana.
Sahabat, barangkali kita temasuk orang yang suka mengeluh dengan profesi kita. Tidak jarang kita membanding-bandingkan profesi kita dengan profesi orang lain. “Kok dia lebih beruntung ya..” gumam kita dalam hati. Sst, jangan-jangan orang lain tersebut juga membandingkan profesinya dengan profesi kita. Dia juga merasa kalah dengan kita. Ups, berarti saling membandingkan donk! trus bagaimana?
Posted in Hikmah | Tagged hidup, melengkapi, profesi, tukang becak | 52 Comments »
Sahabat punya lagu favorit? saya juga punya. Ini dia salah satunya, lagu Asma Allah yang dilantunkan oleh Sami Yusuf. Saya tahu lagu ini kira-kira tahun lalu. Akhir-akhir ini saya jarang mendengarkannya, dan kemarin malam saat mampir ke salah satu blognya orang, terdengar suara dentingan piano yang mengawali lagu ini. Hmm.. damai rasanya. Saya pun ingin membaginya kepada sahabat-sahabat semua. Continue Reading »
Posted in Islam, Sisi Saya | Tagged Asma Allah, favorit, lagu, lirik, Sami Yusuf, video | 38 Comments »
Marhaban Yaa Ramadhan!! Selamat Datang wahai Bulan yang Suci…
Kata-kata itulah yang sekarang ini sedang menghiasi hati segenap umat muslim di seluruh dunia. Mereka merasa bergembira menyambut datangnya bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan Allah. Sebuah pemandangan yang biasa jika saat ini umat Islam sedang sibuk menyiapkan diri menghadapi bulan ramadhan. Inilah saat-saat penantian yang mendebarkan. Karena sungguh jika mereka mengetahui keutamaan ramadhan niscaya mereka ingin seluruh bulan diubah selayaknya bulan ramadhan.
” Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Muttafaq ’alaih)
Posted in Islam | Tagged marhaban yaa romadhon, puasa, Romadhon | 11 Comments »
Saat liburan beberapa waktu lalu di kampung halaman, saya menyempatkan diri mengunjungi sawah milik orang tua yang letaknya beberapa meter dari rumah. Kebetulan, Ayah sedang membantu seorang pekerja membuat pinihan (tempat menabur benih dalam bahasa Jawa). Tak lupa, saya mengajak asisten pribadi, Canon Powershot A480 yang lensa matanya agak sakit; barangkali ada sesuatu yang menarik untuk diabadikan dalam sebuah jepretan.
Sesampainya di sawah, saya ikut membantu ayah meratakan tanah, setelah sebelumnya dicangkul. Sebenarnya capek juga, karena tidak terbiasa di sawah, apalagi panas menyengat. Jelang waktu dhuhur, kira-kira pukul 11, hampir sepertiga lahan yang rencana dijadikan pinihan telah selesai dicangkul dan diratakan tanahnya. Seorang pekerja yang membantu kami pun pulang, dan saya mulai beraksi bersama asisten pribadi, mencari obyek yang menarik. jepret..jepret..
Eh, ada si kepik yang hinggap di batang rumput, yang tingginya melebihi batang padi. Langsung saja asisten pribadi beraksi, mengabadikan wujud si kepik kecil nan indah. Ini dia si kepik itu:

Posted in Jejak Kamera, Sisi Saya, Unik dan Kreatif | Tagged canon powershot A480, hama, Kepik, Kumbang Koksi, ladybird, ladybug, sawah, serangga | 18 Comments »
Saya masih ingat waktu itu, 1 Juli 2010; waktu di mana saya mulai merasakan menjadi orang kantoran, orang gajian. Alhamdulillah, tak terasa satu tahun sudah saya merasakannya. Saya sangat bersyukur, karena setelah lulus kuliah—meskipun molor, saya tidak terlalu lama menganggur, kira-kira hanya dua bulan. Lamaran kerja pertama, alhamdulillah gagal. Lamaran yang kedua, yaitu di instansi tempat saya kerja saat ini, alhamdulillah diterima. 1 Juli 2010 menjadi awal saya memulai karir di tempat ini dengan gaji yang lumayan membuat saya tersenyum syukur.
Posted in Sisi Saya | 40 Comments »





