Tetap Tenang dan Bersemangat

Pelan-pelan-Bung-KHA_6232Saat dalam perjalanan berangkat ataupun pulang kantor, seringkali saya menemukan kata-kata indah, lucu, dan semisalnya yang tertulis di bagian belakang kendaraan. Contohnya beberapa hari lalu, ada truk tangki yang di bagian belakangnya tertulis, “pulang malu, tak pulang rindu”, dan “tak pulang dicari, pulang diomeli”. Saya jadi mikir, apakah ini ungkapan hati yang sebenarnya dari sopir truk? jika benar adanya, mungkin dia termasuk kelompok ISTI, ikatan suami takut istri. Ah, entahlah, mungkin hanya sekedar tulisan penghibur bagi pengguna jalan yang lain.

Dan kemarin pagi, ada tulisan yang menurut saya bagus, yang  nempel di spakbor belakang sepeda motor; “Keep Calm and Hustle Everyday”. Mungkin sebagian dari kita sering membaca slogan serupa, “keep calm and bla..bla..bla..”. Jika boleh saya artikan bebas (maklum tidak pandai berbahasa Inggris), slogan tersebut mengandung pesan agar kita selalu tenang dalam bertindak, dan giat bersemangat melakukan segala hal.

Adapun tentang slogan Keep Calm, setelah saya cari-cari informasi melalui google, ternyata telah menjadi merek dagang di Inggris. Untuk lebih jelasnya, bisa membaca penjelasannya di sini.

Siang hari, setelah paginya saya terinspirasi dengan slogan tersebut, seorang rekan kerja sedang ketiban awu anget (kejatuhan abu hangat) masalah yang ada kaitannya dengan pekerjaan. Ia cemas, panik, dan agak emosi menghadapi masalah tersebut. Dia merasa tidak ada satu orang pun yang mau membantu dirinya. Sampai-sampai saya yang sejak awal masalah itu muncul sudah berusaha membantu, juga kena dampak ‘semburan abu vulkanik’ alias kena marah. Saya mencoba menenangkan dirinya, menyuruhnya diam sejenak, karena jika suatu masalah dihadapi dengan panik dan emosi, malah tidak akan selesai masalah itu, dan emosinya akan menjadi sia-sia. Katanya sih gitu..

(emang ada emosi yang tidak sia-sia??)

(entahlah..)

Selang beberapa jam kemudian, ada sebuah kabar dari unit lain terkait masalah tadi; intinya adalah kabar baik yang menyelamatkan reputasi dan nama baiknya. Syukurlah, saya ikutan senang.

Mungkin kita perlu belajar dari para tersangka korupsi. Belajar melakukan korupsi? Oh, tentu tidak. Sebenarnya kita bisa belajar dari siapapun tentang sikap tenang ini. Terlepas apakah para tersangka korupsi benar-benar bersalah ataukah tidak, tapi coba perhatikan beberapa dari mereka yang sudah ditahan pihak berwenang. Mereka terlihat bersikap tenang-tenang saja saat disorot kamera dan diwawancarai. Dan bahkan ada yang sempat menulis catatan harian semasa di tahanan dengan bahasa tulisan yang mencerminkan kondisi diri yang fine-fine saja.  Jika mereka para tersangka korupsi saja bisa bersikap tenang saat menghadapi masalah besar, kenapa kita tidak bisa?

Saya sendiri terkadang juga masih sering panik, cemas, dan juga emosi jika sedang ada masalah. Dan setidaknya, slogan di atas yang sering kita jumpai di beberapa tempat, mampu ‘menegur’ kita untuk lebih tenang dalam sikap, apalagi saat dilanda sebuah masalah.

Dan satu lagi, slogan di atas juga berpesan agar kita selalu bersemangat, selalu giat menjalankan kehidupan yang penuh tantangan ini.

Kata orang Jawa, kalem wae (pelan-pelan saja), dan kata anak muda jaman sekarang, woles…

Salam,

gambar ilustrasi diambil dari sini

Advertisements

2 thoughts on “Tetap Tenang dan Bersemangat

  1. Maskur April 1, 2014 / 8:37 am

    ancaman di jalan hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s