Cinta Terpisah Jarak

“Mbaknya ndak pulang?” pertanyaan ibu tukang sayur itu membuat saya kaget. Dengan sedikit berpikir, “insyaAllah minggu depan Bu”, jawab saya singkat.

Sudah dua kali ibu tukang sayur itu menanyakan perihal istri saya, padahal beliau belum pernah bertemu dengan istri saya. Mungkin beliau tahu, saya sedang tinggal sendirian di rumah kontrakan, dan setiap hari Sabtu atau Minggu pagi sering melihat saya belanja sendirian di perempatan tidak jauh dari tempat saya tinggal, yang tidak lain adalah tempat ibu penjual sayur dan beberapa penjual lain mangkal, menggelar dagangannya. Setelah mendapat sepotong tempe seharga dua ribu rupiah dari ibu tukang sayur itu, saya pun kembali ke rumah. Continue reading

Tak Semua Madu Berasa Manis

madu pahitTeman-teman saya agak kaget, ketika saya bercerita tentang madu pahit. Ya, madu pahit; biasanya saya meminumnya saat kondisi badan sedang menurun, agak meriang, tenggorokan terasa gatal, dan mulai bersin-bersin. Mereka sempat tidak percaya jika ada madu yang rasanya pahit, karena umumnya madu rasanya manis. Tetapi setelah mencobanya, mereka baru percaya, madunya benar-benar terasa pahit, sangat pahit malah.

Continue reading

Menularkan Kebaikan

artikel-membantu-orang-lainHari Jum’at (31/01) minggu lalu, adalah hari menarik bagi saya. Ya, hari itu adalah hari libur perayaan Tahun Baru Imlek, di mana beberapa hari sebelumnya saya sudah merencanakan untuk bepergian ke Jakarta  mengunjungi istri tercinta. Awalnya saya sudah memesan tiket kereta ekonomi dengan harga lumayan murah. Maklum, sedang menjalani ‘ritual pengiritan’ alias menghemat. Tetapi, beberapa hari menjelang keberangkatan tersiar kabar bahwa jalur pantura yang dilewati kereta, sedang dilanda banjir. Sehingga kereta mengalami keterlambatan. Karena khawatir perjalanan saya mengalami hambatan, dan atas saran dari istri juga, akhirnya saya memesan tiket pesawat untuk penerbangan dari bandara Abdurrahman Saleh Malang;  dan tiket kereta saya ubah jadwalnya menjadi akhir Februari. Mahal memang, tetapi dinikmati saja. Continue reading

Ramadhan dan Teror Mercon

Sebuah mercon meledak di depan salah satu masjid di Kota Malang. Jamaah masjid yang baru saja menyelesaikan sholat tarawih berhamburan keluar. Tampak seorang anak berusia belasan tahun mengerang kesakitan. Telapak tangannya berdarah, dan terkena luka bakar. Diduga anak tersebut adalah pelaku peledakan.

Beberapa menit kemudian, tim Densus 88 Antiteror datang ke lokasi kejadian. Dengan dibantu tim Gegana Polri, mereka mengamankan lokasi kejadian, memeriksa dan mencari sisa-sisa mercon yang belum sempat diledakkan. Continue reading

Mengenali Rasa Minder

Sahabat, pernahkah kalian merasakan minder? atau mungkin sering?

Jika pertanyaan itu ditujukan kepada saya, maka saya akan menjawab “ya, saya sering minder.”

Entah, mengapa saya seringkali merasa minder. Bagi saya rasa minder adalah suatu penyakit, yang menggerogoti jiwa saya, sehingga jiwa saya akan melemah, tidak berkembang dan bahkan bisa saja mati. Sebagai suatu penyakit, sebelum kita berusaha mengobatinya, kita harus tahu seperti apa penyakit itu dan apa gejalanya.

Minder, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai ‘rendah diri’. Hampir semua orang pernah mengalaminya, tetapi tentu dengan kadar yang berbeda-beda. Nah, di bawah ini ada beberapa gejala yang dialami oleh seseorang yang minder, yang sumbernya berasal dari sini :

Continue reading