Ada Apa dengan Nomor HP Saya?

“Mf ni ma suliz ya..aq pengen tw suliz spa ya.?coz dlm buku hrianq ada no n nma km,sp tw aq knal ma km..dr wiwid madiun..”

Demikian bunyi SMS dari nomor tidak dikenal, yang saya terima semalam. Sebelumnya, si empunya nomor calling ke nomor saya, tapi diputus, alias miscall. Dan saya membalasnya dengan mengirim SMS menanyakan siapa gerangan di seberang sana. Ia pun menjawab dengan bunyi SMS di atas. Nah, saya pun kaget ndak pake’ pingsan seraya membalas SMS tersebut dan menanyakan mengapa nomor saya bisa ada di buku hariannya dengan nama Suliz? Tenyata ia juga bingung, apalagi saya. “Ada apa dengan nomor HP saya?” gumamku dalam hati.

Kejadian ini bukanlah yang pertama kali saya alami. Kira-kira 8 bulan lalu, seorang laki-laki juga pernah menanyakan hal serupa melalui SMS-nya. Seingat saya, ia mendapati nomor HP saya di HP second yang baru saja ia beli. Tetapi bukan nama saya yang tercantum di situ, melainkan nama seorang cewek (entah siapa saya sudah lupa). Ia pun mengajak kenalan; dan akhirnya ia kenal dengan pemilik nomor HP tersebut. Bukan seorang cewek seperti yang ia harapkan, melainkan seorang cowok nan biasa-biasa saja yaitu saya. Hihi.. Perkenalan pun berlanjut dengan tanya jawab tentang profile masing-masing. Ternyata asalnya dari Madiun juga. Setelah itu, tidak ada komunikasi lagi hingga saat ini. Dan saya masih menyimpan nomor HP-nya.

Beberapa bulan kemudian, kejadian serupa terulang lagi. Kali ini pelakunya adalah seorang laki-laki yang penasaran dengan nomor HP saya yang ia temukan pada secarik kertas. Hah, secarik kertas? Entah ia menemukannya di mana, yang pasti pada secarik kertas tersebut tertulis nama seorang cewek dengan nomor HP saya, kalau tidak salah namanya “Yuli”. Tuing-tuing, mikir. Saya pun sudah menjelaskan bahwa saya bukan “Yuli”, tetapi ia masih saja ngeyel, meskipun akhirnya nyadar juga. Kita pun berkenalan, dan ternyata ia juga orang Madiun yang tinggal di Bali. Sejak saat itu, kita tidak pernah berkomunikasi hingga saat ini, seperti kasus yang pertama. Dan saya tetap menyimpan nomor HP-nya.

Ada apa dengan nomor HP saya?” pertanyaan itu masih saja gentayangan di fikiran saya. Awalnya saya mengira bahwa nomor HP saya pernah digunakan oleh orang lain. Kemudian tidak dipakai dengan alasan tertentu lantas dibuang. Nomor pun hangus. Waktu berlalu, pihak provider yang dalam hal ini adalah Indosat IM3 menerbitkan kembali nomor yang sama dan menjualnya kepada konsumen. Dan saya pun membelinya. Kebetulan, nomor tersebut terdiri dari 11 digit. Seingat saya, kartu IM3 pertama kali muncul terdiri dari 11 digit, yang akhirnya menjadi 12 digit seperti sekarang ini. Ya mungkin nomor saya adalah nomor lama yang telah hangus dan diterbitkan kembali alias reinkarnasi.. Hihi..

Akan tetapi setelah kejadian tersebut terulang untuk ketiga kalinya, dengan nama pemilik yang berbeda, saya menjadi ragu dengan asumsi saya di atas. “Ada apa dengan nomor HP saya?” pertanyaan tersebut terasa sulit untuk saya jawab.

Ah,,mengapa saya pusing memikirkan jawabannya? Toh, nomor tersebut tetap menjadi milik saya saat ini. Setidaknya saya beroleh kenalan baru, meski tak berlanjut komunikasi.

Mungkin, pertanyaan yang baik untuk saat ini adalah, “nomor HP yang dimaksud itu berapa ya Irfan..?” Hihi.. promosi..promosi.. *tuing-tuing

Salam

Advertisements

28 thoughts on “Ada Apa dengan Nomor HP Saya?

  1. Invincible Tetik March 11, 2011 / 4:38 pm

    pengalaman yang unik >_<
    mungkin juga salah pencen
    he.he.he.. jaman sekarang ada lho orang yang kerjaanya usil ngacal no hp…

  2. orange float March 13, 2011 / 8:52 pm

    kalo saya biasanya kalo dapat sms ngak jelas gini, lupain aja karena ngak kenal dgn org di seberang sana

    • irfanandi March 14, 2011 / 7:57 am

      oo..gitu ya..okelah klo begitu..^_^

  3. Ditter March 15, 2011 / 10:47 pm

    Hahaha… pengalamannya unik 🙂

  4. Kafi Kurniawan March 17, 2011 / 10:48 am

    Kejadian yang sama sering terjadi pada nomor handphone saya.

    Bahkan dari tahun 2005 tepatnya sejak saya memakai nomor yang telah saya pakai, saya sering diSMS dan ditelpon oleh puluhan pihak yang tidak saya kenal. Kejadian tersebut terus terjadi hingga saat ini (2011).

    Saya dikira Pak Agus, seorang guru di Kediri.
    Padahal nama saya Kafi Kurniawan dan bukan seorang guru.

    Berdasarkan analisis saya, nomor yang telah saya pakai dulunya merupakan nomor milik Bapak Agus, kemudian Bapak Agus tidak memakai lagi nomor tersebut. Kemudian provider menerbitkan kembali nomor yang sama dan menjualnya kepada konsumen. Dan akhirnya nomor tersebut dibeli oleh saya (Kafi Kurniawan).

    Kesimpulan:

    Pihak provider manapun memang selalu menerbitkan kembali nomor yang sudah tidak dipakai oleh konsumen sebelumnya dan menjualnya kepada konsumen yang baru.

    Hal ini dilakukan oleh semua provider karena provider mempunyai keterbatasan nomor.

    Catatan:

    11-12 digit tidak mampu memenuhi kebutuhan permintaan nomor handphone di pasar. Oleh karena itu, provider menerbitkan kembali nomor yang sama dan menjualnya ke pasar.

    Provider selalu mempertimbangkan digit nomor handphone. Jadi jika provider menerbitkan nomor handphone dengan digit lebih dari 12 nomor, akibatnya konsumen akan meninggalkan provider tersebut dan pindah ke provider lain yang menyediakan nomor handphone dengan digit yang lebih sedikit.

    Konsumen selalu menyukai nomor handphone dengan digit yang sedikit.
    Alasannya adalah Saudara/i sebagai konsumen pasti sudah tahu jawabannya.

    Penulis:

    Kafi Kurniawan
    Peneliti dan Analis Kebijakan Publik
    http://kafikurniawan.blog.co.uk

  5. 3sna March 17, 2011 / 6:20 pm

    weleh… modus baru penipuan / kelakuan iseng dari HP kali ya…

  6. Najwa Zuhur March 18, 2011 / 5:56 pm

    maaf, no saya berapa y? saya lupa? @_@ hee…
    haluuu… 🙂

  7. alhuda May 31, 2011 / 7:52 pm

    aneeeh….
    aq dapat pesan masuk, awal nya dia bilang, nomor q sama dengan nomornya ( kartu AS ), aq kan jd bingung… kok sama???
    lebih aneh lagi…
    ternyata..dia ngirim pesan menggunakan nomor yang persis sama dengan nomor q…
    nomor q d kontak dibuat “my number”. setelah aq cek, Alhasil… ternyata nama pengirim pesan juga tertera “my number: di imbox HP q….
    apa memang ada nomor itu lebih dari satu, atau memang ada software yang bisa buat gituan ???

    • irfanandi June 17, 2011 / 2:39 pm

      nah,, ini lebih aneh.. sy jg kurang tahu.. jgn2 dr dunia lain,,hehe
      WASPADALAH!

      • YOTO November 3, 2013 / 4:29 pm

        wakakkakk…dunia lain……wakkakk…

    • Boy Poy July 14, 2011 / 11:40 pm

      eh,,, sama bro. ane juga baru aja ngalamin…ada yg ngirim sms pake nomor ane…setelah di cek, nomornya sama banget dgn nomor ane…kira2 hrs lapor kemana ya

      • irfanandi July 27, 2011 / 1:20 pm

        ding,,jd ikut bingung.. hehe

  8. raitodiradira March 10, 2012 / 10:37 pm

    klo Q sama kayak yang nyari si sulis…

    Q nyari temanQ dengan nmor itu, tapi kayaknya dah orang lain yang memiiki nomor itu..

    Dimanakah dirimu berada…
    Miss u badly..
    😦

  9. isti14 September 3, 2012 / 9:57 pm

    Angka kan hanya terdiri dari 0 sampai 9 mas,, Jadi kemungkinan tertukar bisa jadi. Human error 🙂 #SokTau

  10. Embunpagi Hari August 11, 2013 / 8:53 pm

    sy diluar negri dah 3 thn, iseng2 nelpon ke no hp yg dulu ternyata dah ada yg pake lagi…padahal simcardnya masih saya bawa disini loch,
    # jadi nomornya dah di daur ulang

    • Irfan Andi August 12, 2013 / 10:24 am

      krn sdh tdk trpakai, jadinya didaur ulang, 😀

  11. huft October 21, 2013 / 8:48 am

    Saya juga mengalaminya beberapa hari terakhir ini. Tetapi saya merasa seperti lagi diteror. Bahkan mendapatkan SMS yang berbunyi “Pncuri mti kau curi hp org yg pke krtu n3”, yah tentu aja ga saya gubris SMS gila itu. Tapi sejak mendapat SMS tsb saya sering mendapat panggilan dari nomor2 asing. Dan tadi malam masi menerima panggilan2 dari nomor2 tersebut, tengah malam pula sehingga mengganggu orang tidur. Huft…

  12. Riva Aprianzi July 20, 2014 / 1:46 am

    Bang klo tmenku itu disms sma nomer yg sama persis sma nomer ane, padahal saya itu ga sms tmenku itu bang, tpi kok nomerku itu ada yg sama persis yah, ane kok jdi bingung, apa nomernya itu sama persis tpi beda daerah yah bang, tolong jwbanya bang, maksh

  13. Yan May 3, 2015 / 6:58 pm

    Assalamualaikum mas andi apa kabar?? barusan sy diberitahu tmn kalo nomor lama saya masih bisa dihubungi. pdhl sdh tdk aktif. saya browsing google ketemu artikel ini. yaaa ternyata blognya mas Andi 🙂 sdh lama ga brkunjung ke blog ini. dulu pertama saya menemukan blog ini pas browsing tentang Ibu… https://irfanandi08.wordpress.com/2011/12/22/hujan-dan-tentang-satu-rindu/ masih ada linknya di blog saya 🙂
    Kembali ke no hangus yang dipakai orang lain. sudah menemukan info tentang itu kah? besok saya mau ke gerai indosat aja 🙂 penasaran. Semoga org yang skrg pakai nomor saya memang beli nomor baru. semoga orang baik-baik. Aamiin..

  14. arie October 23, 2015 / 8:27 pm

    pnyaku jg kyal gtu….
    aq pnya no im3 yg dah lma gk kpakai krn aktife dah hbis….
    iseng2 aq cba sms no ku itu…..alangkah kagetnya kok dbalesi pdhal dah kra2 3 thunan no tu aq gnti….
    sbnre aq jg ngrti klo no lma bs di daur ulang tp yg aq sesali krn akun facebook ku ndftare pkai no itu….dn sejak tu akun aq dah gk bisa aq bka lg…….
    gmna nih indosat klo gtu bsa2 no lma yg di daur ulang bsa dsalah gnakan oleh orang yg tidak brtanggung jawab dong…….hufffftttt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s