Belajar Canon Powershot A480

Tulisan ini pernah saya muat di blog lama,, dan sekarang ingin saya muat lagi di sini, sekedar menjadi penyemangat untuk belajar mengambil gambar lagi..^_^

___

Hampir setengah tahun memiliki Camdig Canon Powershot A480, tidak serta menjadikan saya paham tentang seluk beluk kamera mungil nan murah ini. Pasalnya, user guide yang saya peroleh saat membelinya dalam bentuk hard copy, tidak dilengkapi dengan keterangan penggunaan mode yang ada dalam kamera. Alhasil, saya mencoba mengutak-ngatik sendiri dan berhasil mengetahui fungsi beberapa mode yang ada, meskipun banyak juga yang belum saya pahami.

Beberapa waktu yang lalu, ada seorang teman yang bertanya tentang bagaimana mengambil gambar objek dengan latar belakang terlihat kabur (foto close-up). Nah, untuk menghasilkan gambar demikian, Canon A480 menyediakan fasilitas Macro, di mana objek yang diambil gambarnya berada pada jarak yang dekat, yaitu antara 3 – 50 cm, sehingga latar belakang akan terlihat kabur. Salah satu gambar yang pernah saya ambil menggunakan Macro adalah sebagai berikut:

 

canonA480_macro#sample

Selain itu, Canon A480 juga menyediakan Super Macro untuk objek gambar dengan jarak sekitar 1 cm. Berikut adalah contohnya:

 

canonA480_supermacro#sample

Namanya juga masih belajar (tanpa buku pedoman), sehingga hasilnya masih jauh dari kesan sempurna.

Hal lain tentang potograpi yang sempat membuat saya penasaran adalah bagaimana menghasilkan gambar dengan efek cahaya (di malam hari), di mana cahaya lampu kendaraan (misalnya) bisa terlihat seperti garis cahaya di sepanjang jalan. Hmm, saya pun penasaran apakah Canon A480 juga mampu melakukannya. Berkaitan dengan ini, ada satu mode dalam Canon A480 yang yang juga membuat saya penasaran tentang kegunaanya, yaitu Long Shutter dengan simbol bulan bintang yang menunjukkan bahwa mode ini digunakan pada malam hari. Waktu saya mencoba di malam hari, di tempat kos, secara tak sengaja menghasilkan efek cahaya yang saya maksud di atas, dan saat pengambilan gambar butuh waktu beberapa detik (yang waktu itu saya mengira kamera error). Karena memang untuk menghasilkan gambar demikian membutuhkan speed yang lebih tinggi. Lha namanya saja Long Shutter, jadi ya butuh waktu agak lama. Setelah itu saya mencoba dan mencoba lagi (namanya juga belajar) dan inilah hasilnya:

 

canonA480_longshutter#sample1

Pagi harinya setelah shubuh saya mencoba lagi, maklum masih penasaran; dan ini hasilnya:

 

canonA480_longshutter#sample2

Memang hasilnya masih terlihat kabur (namanya juga belajar), karena saat pengambilan gambar, yang mengambil gambar goyang-goyang akibatnya kamera juga goyang-goyang, dan tentu bukan karena sedang ndengerin ndangduts..

Pasca rasa penasaran itu, saya mencoba browsing user guide, dan akhirnya saya mendapatkannya di sini dalam bentuk soft copy. Dan ternyata di dalamnya dipaparkan secara lengkap mengenai apa yang selama ini belum saya ketahui dari Canon A480. Nah, yang membuat saya agak tertawa (menertawakan diri) adalah bahwa disitu disebutkan user guide juga tersedia dalam bentuk PDF dan disertakan bersama CD-ROM (satu paket dengan kamera). Oalah tibake,, Maklumlah jika saya kurang teliti, namanya juga masih belajar.

Bagi anda yang ingin mendalami ilmu potograpi, lebih baik belajar pada ahlinya (ikut kursus/pelatihan, dsb.) dan memiliki kamera yang mendukung. Jangan seperti saya yang mencoba belajar sendiri dan akhirnya tersesat. T_T

Demikian informasi yang dapat saya bagi, moga manfaat. Terus berkarya dengan memaksimalkan potensi yang ada untuk kemaslahatan bersama. hihi.. :)

Advertisements

5 thoughts on “Belajar Canon Powershot A480

  1. not name September 21, 2010 / 12:35 pm

    .ntu foto foto tempat nya ane pernah tau gan!!

    .tapi dimane y gan ??? 😀

  2. fajarembun March 24, 2011 / 2:24 pm

    klo mau photo shutterspeed itu pake tripod..biar ga goyang..:D heheee

    • irfanandi March 24, 2011 / 3:27 pm

      smpt mau pinjam waktu itu,,trnyata dipake.. ya nggunakan yg ada aja, dua tangan dan dua kaki..hehehe

  3. nawal February 8, 2012 / 8:28 pm

    batrey gak bisa di charger ya?

    • Irfan Andi February 23, 2012 / 3:53 pm

      saya menggunakan baterai yg bisa dicharge, 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s